No. Undi 1

KARMA KANDA UMA DURGA

Duta Kecamatan Seririt

Pada saat Sang Hyang Tunggal ( Ida Sang Hyang Widi Wasa ) menciptakan alam semesta ini beserta isinya sehingga turunlah sang Dewi Uma ke dunia sehingga beliau atas keterikatannya pada dunia berubah wujud menjadi Bhuta (Durga). Melihat semua itu, dewa Siwa ikut turun ke dunia dan bersama-sama menari sehingga munculah Bhuta Kala yang merusak ciptaan di dunia ini. Melihat semua itu turunlah Tri Murti ( Brahma, Wisnu, Iswara ) untuk menegur Dewa Siwa namun tidak secara langsung, maka beliau menciptakan Wayang, menceritakan Dewa siwa dan dewi uma sebagai Bhuta Kala. Dewa Iswara sebagai Dalang, Dewa Wisnu menjadi Tukang Gender, Dewa Brahma menjadi Lampu. Akhirnya melihat semua itu Dewa Siwa dan Dewi Uma sadar sehingga Dewa Wisnu menjelma sebagai Bujangga mengajarkan pada umat manusia untuk membuat Banten, khusus Banten Caru untuk menetralisir dunia dari kehancuran.

No. Undi 2

KUMBAKARNA LINA

Duta Kecamatan Gerokgak

Setelah semua perwira serta pemimpin perang Rahwana kalah perang melawan pasukan Kera Sri Rama akhirnya Rahwana memutuskan untuk membangunkan adiknya, Kumbakarna dari tidurnya untuk berperang melawan Sri Rama. Dengan segala usaha telah dilakukan oleh para prajurit untuk membangunkan Kumbakarna namun tidak berhasil. Mulai dari menarik-narik, mamukul-mukul, berjalan diatasnya hingga menariknya dengan kereta kuda. Namun pada saatnya tiba, bangunlan Kumbakarna dan menanyakan mengapa membangunkannya. Setelah mendengan perintah Rahwana kakaknya, Kumbakarna pun berangkat berperang melawan Sri Rama namun bukan untuk membela Rahwana namun untuk membela tanah airnya. Akhirnya Kumbakarnapun gugur sebagai sosok gagah berani yang berani membela tanah airnya oleh pasukan kera dan Panah Sakti Sri Rama.

No. Undi 3

MOMOSIMUKA

Kelurahan Beratan, Duta Kecamatan Buleleng

Dikisahkan Sang Dananjaya atau biasa disebut Arjuna dengan keteguhan hatinya melakukan tapa di Gunung Indra Kila. Segala bentuk godaan pun datang silih berganti hingga sang Bidadari dari kahyangan turun menggoda, namun Sang Arjuna tetap teguh hingga Dewa Indra pun menggoyah tapa sang arjuna dengan wujud Momosimuka yang berwajah babi. Akhirnya tapa sang Arjuna pun tergoyahkan dan terjadilah paperangan diantara Arjuna dan Momosimuka.

No. Undi 4

PENELANJANGAN DEWI DRUPADI OLEH DURSASANA

Desa Tamblang, Duta Kecamatan Kubutambahan

Kisah ini diawali dengan adanya perjudian di Astina Pura yang didasari pleh rasa iri hati kepada pihak Pandawa. Atas taktik dari Sakuni untuk memperdaya Pandawa akhirnya satu demi satu taruhan dari pihak Pandawa habis sehingga di saat terakhir Dewi Drupadi lah yang dijadikan taruhan. Nasib malang tidak dapat dihindari, akhirnya Pandawa kembali menanggung kekalahan sehingga atas perintah Duryodana, Dewi Drupadi ditelanjangi oleh Dursasana. Namun hal tersebut tidak dapat dilakukan karena Dewi Drupadi ditolong oleh Sri Kresna yang dulunya sempat ditolong oleh Dewi Drupadi dengan melilitkan kain ke luka yang diderita oleh Sri Kresna. Oleh sebab itulah sri Kresna datang membantu sebagai balas budi.

No. Undi 5

DEWA RUCI

Desa Tejakula, Duta Kecamatan Tejakula

Diceritakan di Negara Astina Pura, Rsi Drona memanggil dan menitahkan Bhimasena untuk mencari Tirta Sanjiwani ke hutan dan di tengah laut. Sesampainya di tengah laut, Bhimasena pun dihadang oleh seekor Ular Raksasa dan terjadilah pertempuran yang dashyat. Ditengah-tengah pertempurannya, datanglah Dewa Ruci dan memberitahu Bimhasena bahwa Tirta Sanjiwani tidak ada di laut, namun segala bentuk perintah Rsi Drona adalah bertujuan mencelakakan Bhimasena atas perintah Duryodana.

No. Undi 6

CUPAK KE BRAHMA LOKA

Desa Sawan, Duta Kecamatan Sawan

Dalam cerita ini dikisahkan I Gede Cupak yang berwajah seram bak raksasa tiba di sebuah negeri yang bernama Negeri Gerobak Besi. Disana sedang terjadi musibah dimana seekor burung Garuda raksasa selalu menggangu ketentraman negeri tersebut. Lalu sang raja mengadakan sayembara, barang siapa yang bisa membunuh burung garuda raksasa itu akan dinikahkan dengan putri raja. Alhasil I Gede Cupak berhasil membunuh Burung Garuda Raksasa itu, namun sayang putrid raja tidak meu dipersunting lantaran wajah I Gede Cupak amatlah seram. Atas titah raja yang pada saat itu telah memberikan cincin kawin, I Gede Cupak melakukan pertapaan di Puncak Gunung Mahameru dan mendapatkan anugerah dari Dewa Brahma sehingga wajahnya menjadi tampan dan akhirnya menikah dengan putri raja.

No. Undi 7

KALA NAGA SESA

Desa Selat, Duta Kecamatan Sukasada

Alkisah anak Sri Kresna bernama Samba berencana mempermainkan pamannya Sang Baladewa dengan membuat hamil-hamilan dari penggorengan. Tibalah saatnya Baladewa diminta untuk menebak, akhirnya jawaban yang dilontarkan Baladewa adalah bahwa yang disembunyikan oleh di badannya adalah senjata. Spontan Samba pun tertawa dan mengejek pamannya. Hal itupun membuat Baladewa murka dan menantang keponakannya untuk bertarung. Maksud Baladewa untuk memainkan keponakannya itu ditanggapi serius sehingga terjadilah pertempuran yang sengit. Akibat murkanya Baladewa akhirnya dia berubah menjadi Kala Naga Sesa yang mengutuk Samba, apapun yang disentuhnya akan berubah menjadi senjata dan akan menghancurkan alam semesta. Mengetahui hal tersebut turunlah Bhatara Pasupati menenangkan Baladewa/Kala Naga Sesa bahwa upaya penghancuran alam semesta atau Pralina hanya boleh dilakukan oleh Dewa Siwa sehingga Baladewa pun sadar dan berubah wujud kembali sedia kala.

NO. Undi 8

BIMA DADI CARU

Desa Umajero, Duta Kecamatan Busungbiu

Diceritakan ada seorang Raksasa bernama Raksasa Baka yang setiap hari selalu memangsa manusia. Suatu ketika seorang rakyat menangis dan lari ketakutan, karena hari itu gilirannya menjadi santapan Raksasa Baka. Dalam pelariannya di bertemu dengan dewi Kunti sambil menangis dia menceritakan tentang dirinya yang akan dijadikan santapan oleh Raksasa Baka. Dewi Kunti terkejut dan terharu mendengar cerita rakyat. Kemudian dewi Kunti mengutus Bima untuk menjadi pengganti rakyatnya yang malang, untuk dijadikan santapan oleh Raksasa Baka. Karena kesaktian Bima, Raksasa Baka tidak mampu membunuhnya. Bima yang marah lalu menantang Baka, setelah terjadi pertarungan sengit yang pada akhirnya Raksasa Baka mati.

No. Undi 9

EKACAKRA DAN TERBUNUHNYA RAKSASA BAKA

Duta Kecamatan Banjar

Setelah menyelamatkan diri dari terbakarnya rumah lilin tempat tinggal Pandawa dan ibunya atas bantuan Widura akhirnya Pandawa menyelamatkan diri ke Kota Ekacakra dan menginap di rumah seorang Brahmana. Alkisah di Kota Ekacakra ada seorang Raksasa Baka yang setiap saat meminta rakyat Ekacakra untuk menyiapkan Tatadahan Raksasa Baka berupa makanan dan seorang manusia. Tibalah saatnya anak dari sang brahmana harus dikorbankan, namun sang Kunti mendengarnya dan memerintahkan Sang Bhima untuk membinasakan Raksasa Baka dan akhirnya Raksasa Baka berhasil dimusnahkan dari dunia ini dan rakyat Ekacakra pun kembali seperti sedia kala.

 

Terakhir Diperbaharui (Rabu, 31 Maret 2010 01:09)