(0362)21342
disbudparkabbuleleng@gmail.com
Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata

Wayang Genjek Bungkulan Tampilkan Lakon "Kala Baka: Ruwat Atma Ekachakra" pada Pesta Kesenian Bali XLVIII

Admin disbudpar | 10 Juli 2026 | 42 kali

Duta Kabupaten Buleleng kembali menampilkan kekayaan seni tradisi dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 melalui Rekasadana (Pergelaran) Wayang Kulit yang dibawakan oleh Wayang Genjek Bungkulan dari Banjar Dinas Ancak, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan. Pergelaran berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026, pukul 19.30 WITA di Depan Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali.


Mengangkat lakon "Kala Baka: Ruwat Atma Ekachakra", pertunjukan ini mengisahkan perjalanan spiritual Pandawa setelah peristiwa permainan dadu yang membawa mereka ke masa pengembaraan. Kisah tersebut menggambarkan perjalanan penyucian diri (Atma Kerthi), yang sarat akan nilai-nilai dharma, pengorbanan, keberanian, serta perjuangan menegakkan kebenaran.


Cerita berlanjut ketika Pandawa tiba di Desa Ekachakra yang diliputi ketakutan akibat teror raksasa Kala Baka. Dengan semangat kemanusiaan dan pengabdian kepada dharma, Bima secara sukarela mengorbankan dirinya demi menyelamatkan masyarakat. Pertarungan sengit antara Bima dan Kala Baka menjadi puncak pertunjukan yang tidak hanya menghadirkan ketegangan, tetapi juga menyampaikan pesan moral tentang kemenangan kebajikan atas kejahatan.


Kematian Kala Baka dimaknai sebagai simbol runtuhnya sifat adharma dan bangkitnya kesucian jiwa. Melalui lakon ini, penonton diajak memahami bahwa perjuangan sejati tidak hanya berlangsung secara fisik, tetapi juga dalam upaya membersihkan hati dan membangun karakter yang luhur.


Pergelaran Wayang Genjek Bungkulan menjadi salah satu wujud komitmen Kabupaten Buleleng dalam melestarikan seni pedalangan sebagai warisan budaya Bali. Selain menyuguhkan hiburan yang berkualitas, pementasan ini juga menjadi media edukasi untuk menanamkan nilai-nilai budaya, filosofi Hindu, dan kearifan lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda.


Partisipasi Duta Kabupaten Buleleng dalam Pesta Kesenian Bali XLVIII diharapkan mampu memperkuat eksistensi seni tradisional daerah sekaligus menjadi ruang apresiasi bagi para seniman untuk terus berkarya dan menjaga keberlangsungan budaya Bali di tengah perkembangan zaman.