Selasa, 28 Juli 2026 – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng melalui Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata bersama Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Madya serta Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda menerima kunjungan peneliti dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka penggalian informasi terkait penelitian mengenai pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism) dengan studi kasus pada Masyarakat Adat Dalem Tamblingan.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng ini menjadi wadah diskusi dan pertukaran informasi mengenai berbagai kebijakan, strategi, serta praktik pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat yang telah diterapkan di Kabupaten Buleleng. Fokus pembahasan diarahkan pada peran masyarakat adat dalam menjaga kelestarian alam, budaya, dan tradisi sebagai modal utama pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran Disbudpar Kabupaten Buleleng memaparkan berbagai kebijakan dan upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mendukung pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat. Selain itu, turut dibahas potensi kawasan Masyarakat Adat Dalem Tamblingan yang memiliki kekayaan budaya, tradisi, serta kelestarian lingkungan yang menjadi daya tarik wisata unggulan di Kabupaten Buleleng.
Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas peluang, tantangan, serta strategi penguatan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat, akademisi, dan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan pengelolaan destinasi yang berkelanjutan, inklusif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat adat, diharapkan pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Buleleng dapat terus berlangsung secara berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian budaya dan lingkungan sebagai warisan yang bernilai bagi generasi mendatang.