Persiapan pelaksanaan Bali Fashion Road Show Goes to Buleleng terus dimatangkan melalui rapat persiapan yang berlangsung di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Kamis (1/10/2026). Rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, bersama Dekranasda Provinsi Bali, Dekranasda Kabupaten Buleleng, BKPSDM, DagriperkopUKM, Kominfosan, DLH, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Kabag Umum, Kabag Prokom, serta OPD terkait lainnya.
Bali Fashion Road Show merupakan agenda Dekranasda Provinsi Bali yang dilaksanakan di sembilan kabupaten/kota. Kabupaten Buleleng mendapat giliran pelaksanaan yang kelima, dengan kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 8 Oktober 2026 di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja.
Dalam rapat dibahas berbagai persiapan teknis dan dukungan lintas perangkat daerah guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan sukses. Dukungan tersebut meliputi kesiapan lokasi, pengerahan penonton dari unsur ASN dan masyarakat, dukungan UMKM kuliner, pengamanan, pelayanan kesehatan, pengelolaan kebersihan, hingga publikasi dan promosi kegiatan.
Dari sisi fashion, kegiatan akan menampilkan enam desainer, dengan masing-masing menghadirkan 10 look busana pria dan wanita. Selain itu, akan ditampilkan pula karya dari satu desainer busana adat.
Buleleng turut mengambil bagian dengan menampilkan karya desainer lokal, yakni Gede Yudi, Fortuna Bali Fashion, dan Ayu Windy. Kehadiran desainer lokal ini menjadi bagian penting dalam memperkenalkan potensi fesyen dan ekonomi kreatif Buleleng dalam ajang yang melibatkan pelaku kreatif dari tingkat provinsi.
Selain peragaan busana, kegiatan juga akan menghadirkan 10 UMKM kuliner Buleleng. Sementara itu, jumlah undangan diperkirakan mencapai sekitar 592 orang, termasuk tamu undangan dan peserta yang akan menempati area VIP.
Dalam kesempatan tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng juga diharapkan berperan dalam mendukung promosi dan publikasi kegiatan, baik sebelum maupun pada saat pelaksanaan. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan promosi potensi ekonomi kreatif sekaligus mendukung daya tarik kegiatan wisata berbasis event di Kabupaten Buleleng.
Rapat juga menekankan pentingnya penyelenggaraan kegiatan yang memperhatikan aspek lingkungan, melalui pemilahan sampah, pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, serta pengurangan penggunaan kemasan dan peralatan berbahan plastik.
Melalui sinergi antara Dekranasda, perangkat daerah, pelaku IKM dan UMKM, serta berbagai pihak terkait, Bali Fashion Road Show Goes to Buleleng diharapkan menjadi ruang promosi bagi potensi fesyen, kriya, kuliner, dan ekonomi kreatif Buleleng sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.