(0362)21342
0087890395192
disbudparkabbuleleng@gmail.com
Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata

Lomba Budaya UPTD Gedong Kirtya Dorong Generasi Muda Lestarikan Wayang dan Prasi

Admin disbudpar | 16 September 2026 | 82 kali

UPTD Gedong Kirtya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan warisan budaya Bali melalui penyelenggaraan Lomba Budaya Membuat Wayang dan Prasi Tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Buda Umanis Perangbakat, Rabu, 16 September 2026, dan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bulelng I Nyoman Wisandika dalam hal ini mewakili Bupati Buleleng


Lomba budaya ini mengangkat dua jenis perlombaan, yakni Lomba Membuat Wayang dan Lomba Prasi. Untuk lomba membuat wayang, peserta mengangkat tokoh Sahadewa, salah satu tokoh dalam Panca Pandawa yang dikenal memiliki karakter cerdas dan bijaksana. Sementara itu, Lomba Prasi mengangkat tema cerita Sutasoma.


Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai salah satu upaya untuk memperkuat, mengembangkan, dan melestarikan kebudayaan Bali secara berkesinambungan. Hal ini dinilai penting di tengah perkembangan zaman, ketika warisan budaya yang diwariskan para pendahulu mulai kurang dikenal oleh sebagian masyarakat.


Sebagai salah satu instansi yang bergerak dalam pelestarian budaya, UPTD Gedong Kirtya secara konsisten melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk melindungi, melestarikan, dan memanfaatkan warisan budaya adiluhung, salah satunya melalui kegiatan lomba budaya.


Kegiatan ini juga secara khusus menyasar generasi muda. Peserta lomba merupakan putra-putri berusia 15 hingga 25 tahun, dengan ketentuan masing-masing satu orang per kecamatan di Kabupaten Buleleng. Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan semakin mengenal, mencintai, serta ikut menjaga keberlangsungan warisan budaya Bali.

Selain sebagai wadah kreativitas, lomba ini juga bertujuan untuk memupuk jiwa sportivitas generasi muda. 


Panitia menyiapkan uang pembinaan bagi para pemenang, yakni Rp3 juta untuk juara pertama, Rp2 juta untuk juara kedua, dan Rp1,5 juta untuk juara ketiga. Kegiatan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Tahun Anggaran 2026.


Dalam sambutannya, Bupati Buleleng yang dibacakan oleh Kadisbidpar menegaskan bahwa kemajuan bangsa salah satunya dapat dilakukan melalui pemajuan kebudayaan. Menurutnya, kebudayaan merupakan akar dari tatanan kehidupan masyarakat sekaligus bagian penting dari identitas bangsa Indonesia yang kaya akan warisan budaya adiluhung.


Bupati juga mengapresiasi upaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng melalui UPTD Gedong Kirtya yang secara konsisten melaksanakan kegiatan untuk melestarikan adat dan tradisi masyarakat Bali, dengan melibatkan masyarakat khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa.


Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menumbuhkan rasa kagum sekaligus kecintaan generasi muda terhadap budaya yang dimiliki. Para peserta juga diharapkan mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, percaya diri, serta menjunjung tinggi sportivitas.


“Jadikan lomba ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan potensi, menambah pengalaman, serta belajar dari satu sama lain,” pesan Bupati kepada seluruh peserta.

Melalui penyelenggaraan Lomba Membuat Wayang dan Lomba Prasi ini, UPTD Gedong Kirtya diharapkan terus menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keberlangsungan seni dan tradisi Bali. 


Tidak hanya sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkarya, mengenal warisan budaya, dan meneruskan nilai-nilai budaya Bali kepada generasi berikutnya. Lomba Budaya Membuat Wayang dan Prasi Tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026 kemudian secara resmi dinyatakan dibuka oleh Bupati Buleleng.


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia mengumumkan para pemenang Lomba Budaya Tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026.


Adapun pemenang untuk Lomba Prasi :

Juara 1 Kecamatan Kubutambahan

Juara 2 Kecamatan Buleleng

Juara 3 dari Kecamatan Banjar


Sementara itu, untuk pemenang Lomba Membuat Wayang :

Juara 1 Kecamatan Buleleng

Juara 2 Kecamatan Gerokgak

Juara 3 dari Kecamatan Seririt.


Dengan diumumkannya para pemenang tersebut, rangkaian Lomba Budaya Membuat Wayang dan Prasi Tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026 resmi berakhir. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai ajang perlombaan, tetapi menjadi ruang bagi generasi muda untuk terus berkarya, mengenal, mencintai, serta melestarikan seni dan warisan budaya Bali.