Sabtu, 23 Mei 2026 - Pemerintah Kabupaten menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya daerah Buleleng melalui Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Buleleng gelar Jantra Olahraga Tradisional Tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026, di Lapangan Bhuwana Patra Singaraja.
Jantra Olahraga Tradisional Tingkat Kabupaten Buleleng dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata I Nyoman Wisandika, dengan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Buleleng, Ketua Majelis Kebudayaan Bali Tingkat Kabupaten Buleleng, Ketua Umum KONI Kabupaten Buleleng, Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan/FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Ketua Umum PORTINA Kabupaten Buleleng, Kepala MKKS SMP Kabupaten Buleleng beserta Koordinator MKKS Kecamatan, Ketua IGORNAS Kabupaten Buleleng, Ketua MGMP PJOK Kabupaten Buleleng, Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng, Owner Arta Sedana Singaraja, Manajer McDonald’s Singaraja, Owner Kopi Banyuatis Singaraja, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta seluruh Kepala SMP Se-Kabupaten Buleleng.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata I Nyoman Wisandika, Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti hampir 300 peserta dari 16 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Buleleng. Adapun cabang olahraga tradisional yang diperlombakan meliputi terompah panjang berkelompok putri, deduplak atau lari batok kelapa berkelompok putra, megala-gala atau hadang putra dan putri, serta metajog berkelompok putra.
Kegiatan ini akan berlangsung dua hari yaitu, Sabtu 23 Mei 2026 dilaksanakan babak penyisihan 6 besar dan pada minggu, 24 Mei 2026 dilaksanakannya babak final, untuk diketahui pemenang dari perlombaan tingkat kabupaten akan dikirim mewakili Kabupaten Buleleng pada Jantra Olahraga Tradisional Tingkat Provinsi yang akan diselenggarakan pada bulan juli mendatang.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, I Made Tegeh Okta Maheri, selaku Kepala Bidang Adat dan Cagar Budaya, dalam laporannya menyampaikan bahwa Kegiatan Jantra Olahraga Tradisional ini merupakan Implementasi Peraturan Daerah Provinsi Bali No 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali, yang mana Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan menyelenggarakan JantraTradisi Bali VI Tahun 2026.
Jantra Olahraga Tradisional ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah dalam menjaga keberlanjutan permainan dan olahraga tradisional agar tetap dikenal, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi penerus. Di Kabupaten Buleleng, persiapan menuju kegiatan ini telah dilakukan melalui berbagai koordinasi, sosialisasi, dan seleksi olahraga tradisional seperti yang akan kita saksikan bersama pada hari ini.
Kegiatan Jantra Tradisi Bali Tingkat Kabupaten Buleleng ini diharapkan dapat mengembalikan permainan rakyat dan olahraga tradisional kepada masyarakat khususnya remaja agar tercipta peningkatan kualitas kebugaran jasmani, melatih sportivitas, meningkatkan dan tanggung jawab, meningkatkan semangat kebahagiaan dan mengajarkan tubuh dan pikiran tentang nilai-nilai Budi Pekerti.