(0362)21342
disbudparkabbuleleng@gmail.com
Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata

Disbudpar Buleleng Gelar Rapat Persiapan Lomba Berbasis Tradisi dan Budaya Bali

Admin disbudpar | 13 Agustus 2026 | 33 kali

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng melalui UPTD Gedong Kirtya melaksanakan rapat persiapan pelaksanaan lomba berbasis tradisi dan budaya masyarakat Bali, bersama dewan juri dan peserta dari Kecamatan melalui Zoom Meeting. Kamis (13/8/2026), bertempat di Wantilan Sasana Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng.

Rapat tersebut digelar dalam rangka mematangkan pelaksanaan lomba yang melibatkan perwakilan dari 9 kecamatan se-Kabupaten Buleleng. Kegiatan mengusung tema “Penguatan Jati Diri dalam Upaya Memperkuat Identitas Bangsa” dengan subtema “Lestarilah Budayaku”.


Dalam rapat, dibahas berbagai ketentuan dan persiapan lomba, khususnya Lomba Membuat Wayang dan Lomba Prasi tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026. Kedua lomba tersebut diperuntukkan bagi peserta berusia maksimal 25 tahun, dengan masing-masing kecamatan mengirimkan satu peserta.


Untuk Lomba Membuat Wayang, peserta akan mengangkat subtema “Sahadewa”, dengan waktu pengerjaan selama lima jam. Penilaian meliputi aspek estetika, tikas atau karakter wayang, model Wayang Buleleng, serta tetatahan atau ukiran. Sementara itu, Lomba Prasi mengangkat subtema “Sutasoma”, dengan penilaian mencakup kesesuaian tema, estetika, makna filosofi gambar, dan ketuntasan gambar.


Pelaksanaan kedua lomba dijadwalkan pada Rabu, 16 September 2026. Lomba membuat wayang bertempat di Wantilan Sasana Budaya, sedangkan Lomba Prasi dilaksanakan di Sakakutus Museum Buleleng. Selain itu, technical meeting akan dijadwalkan pada Senin, 14 September 2026. Rapat diharapkan dapat menyamakan pemahaman seluruh pihak terkait mengenai mekanisme, ketentuan, serta kesiapan teknis sehingga pelaksanaan lomba dapat berjalan tertib dan lancar.


Melalui kegiatan ini, Disbudpar Kabupaten Buleleng melalui UPTD. Gedong Kirtya berkomitmen mendorong generasi muda untuk terus mengenal, mengembangkan, dan melestarikan seni serta tradisi Bali sebagai bagian penting dari penguatan jati diri dan identitas budaya bangsa.