Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, I Putu Aria Wirasuta, S.H. dan Putu Aristya Wibawa, S.H., bersama staf menghadiri rapat pengumpulan data kelayakan teknis dan operasional lokasi potensial Water Aerodrome di Teluk Banyuwedang, Kamis (9/7). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Naya Gawana Resort, Jalan Banyuwedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Rapat ini diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi, khususnya Pusat Kebijakan Prasarana Transportasi dan Integrasi Moda (PTIM), bekerja sama dengan Universitas Udayana dalam rangka penyusunan rekomendasi kebijakan dukungan transportasi untuk peningkatan aksesibilitas destinasi pariwisata.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan data terkait kelayakan teknis dan operasional pengembangan lokasi potensial Water Aerodrome di kawasan Teluk Banyuwedang, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan transportasi yang dapat mendukung peningkatan aksesibilitas menuju destinasi-destinasi pariwisata di wilayah Buleleng, khususnya kawasan Bali Utara.
Dalam forum tersebut, para peserta berdiskusi mengenai berbagai aspek yang perlu menjadi perhatian dalam pengembangan Water Aerodrome, mulai dari kondisi geografis, potensi kawasan, kesiapan infrastruktur pendukung, aspek keselamatan, hingga peluang integrasi dengan moda transportasi lainnya. Kajian ini diharapkan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan transportasi yang mampu mendukung pengembangan sektor pariwisata secara berkelanjutan.
Partisipasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Buleleng terhadap upaya peningkatan konektivitas dan aksesibilitas destinasi wisata. Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, dan para pemangku kepentingan, diharapkan pengembangan transportasi di kawasan Teluk Banyuwedang dapat memperkuat daya saing pariwisata Bali Utara serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.