Kamis, 23 April 2026 - Pemerintah Kabupaten Buleleng, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng gelar Pembinaan Desa Adat se-Kabupaten Buleleng, yang digelar di Wantilan Sasana Budaya Singaraja.
Dalam pembinaan kali ini Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Buleleng bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemberdayaan dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Ketua Majelis Desa Adat Kabupaten Buleleng, Majelis Desa Adat Kecamatan se Kabupaten Buleleng, dan Kelian Desa Adat se-Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Pembinaan ini.
Pada pembinaan ini mengusung tema “Optimalisasi Peran Desa Adat dalam Menjaga Adat, Agama, Tradisi dan
Seni Budaya” dengan sub topik yaitu Upaya Penanggulangan Sampah Berbasis Sumber dan Perlindungan dan Pelestarian Warisan Budaya di Kabupaten Buleleng.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan peran serta Desa Adat dalam menjaga dan melestarikan adat, agama, tradisi, serta seni budaya di Kabupaten Buleleng, serta sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan aktual di masyarakat, serta menjadi langkah nyata dalam memperkuat komitmen bersama menjaga nilai-nilai luhur budaya Bali di tengah dinamika perkembangan zaman.
Salah satu fokus pembahasan adalah pengelolaan sampah berbasis sumber, melalui penguatan awig-awig dan pararem Desa Adat, sebagai bentuk kesadaran kolektif dalam menjaga keharmonisan lingkungan.
Selain itu, Desa Adat juga didorong untuk terus berperan aktif dalam pelestarian Warisan Budaya di Kabupaten Buleleng, sebagai identitas sekaligus kekuatan budaya yang harus dijaga dan diwariskan.
Melalui sinergi dan kebersamaan, Desa Adat diharapkan semakin kokoh sebagai garda terdepan dalam menjaga adat, agama, tradisi, dan seni budaya, sejalan dengan nilai Tri Hita Karana.