(0362)21342
disbudparkabbuleleng@gmail.com
Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata

Pleno Persiapan Pesta Kesenian Bali (PKB) Ke-XLVIII Tahun 2026

Admin disbudpar | 12 Mei 2026 | 57 kali

Selasa, 12 Mei 2026 - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng beserta Kepala Bidang Kesenian hadir dalam Rapat Pleno Persiapan Pesta Kesenian Bali Ke-XLVIII Tahun 2026, di Gedung Wisma Sabha Kantor Gubernur Bali.

Pleno dibuka langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster dengan didampingi Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta serta dihadiri Para pimpinan pejabatan provinsi Bali dan Kabupaten se-Bali.


Dalam sambutannya Gubernur Bali menyampaikan Pesta Kesenian Bali (PKB) harus dikelola secara profesional dan berkualitas karena tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Bali, tetapi juga mendapat perhatian internasional mengingat PKB sebagai ajang pelestarian seni, budaya, dan identitas Bali di mata dunia.


Serta beliau berharap seluruh rangkaian kegiatan PKB dapat berjalan lancar dan sukses. Koster juga menegaskan berbagai kekurangan yang terjadi pada pelaksanaan tahun sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi agar tidak kembali terulang pada penyelenggaraan berikutnya.


Dapat diketahui  Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII tahun 2026 mengusung tema "Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha" yang bermakna Memuliakan Jiwa Paripurna. Tema ini berfokus pada penyucian jiwa, nilai refleksi, dan pemuliaan diri melalui aktivitas seni yang berkaitan dengan kesucian.


Diharapkan seluruh materi pertunjukan dan pameran selaras dengan tema "Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha" (memuliakan jiwa menuju kesucian). Tema ini diharapkan mampu menjadi refleksi spiritual masyarakat Bali di tengah maraknya kasus bunuh diri. PKB 2026 diharapkan menjadi panggung bagi lebih dari 20.000 seniman dari 673 sekaa, yang menunjukkan geliat seni budaya Bali yang hidup. 


Dalam pleno dijelaskan rangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan  mulai tanggal 13 Juni hingga 11 Juli 2026 dengan materi pokok yakni Peed Aya (Pawai), Kandarupa (Pameran), Rekasadana (Pergelaran), Utsawa (Parade), Kriyaloka (Lokakarya), Wimbakara (Lomba), Widyatula (Sarasehan), Adi Sewaka Nugraha (Penghargaan Pengabdi Seni), Jantra Tradisi Bali (Pekan Kebudayaan Daerah) serta Bali World Culture Celebration (Perayaan Budaya Dunia).


Rapat diharapkan memastikan materi PKB (Peed Aya, Kandarupa, Rekasadana, dll) benar-benar memperkuat identitas budaya Bali sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.