Dalam rangka memastikan kelancaran penyelenggaraan Lovina Festival 2026, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Koordinasi Pengamanan dan Ketertiban pada Selasa (7/7) pukul 09.00 Wita di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng.
Rapat dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng selaku Ketua Panitia Lovina Festival 2026, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng, Kepala Bagian Operasi Polres Buleleng, perwakilan Sub Detasemen Polisi Militer IX/3-1 Singaraja, perwakilan Camat Buleleng, perwakilan Camat Banjar, Kapolsek Kota Singaraja, perwakilan Kapolsek Kecamatan Banjar, Perbekel Desa Kaliasem, Perbekel Desa Kalibukbuk, perwakilan Desa Temukus, Bendesa Adat Kaliasem, Bendesa Adat Kalibukbuk, Bendesa Adat Temukus, perwakilan pengelola DTW Pantai Lovina, serta PIC Lovina Cross Country.
Rapat koordinasi ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pelaksanaan Lovina Festival 2026 yang mengusung tema “Theatre of Dolphins”. Festival akan berlangsung pada 24–28 Juli 2026 di kawasan Pantai Lovina, meliputi Pantai Tasik Madu dan Pantai Binaria, Kecamatan Buleleng.
Lovina Festival 2026 dirancang sebagai etalase pariwisata Bali Utara dengan konsep yang berbeda dari festival rakyat pada umumnya. Festival akan berlangsung selama lima hari, sehingga diharapkan mampu mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama, menikmati beragam atraksi seni, budaya, dan pariwisata, sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat serta pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Buleleng.
Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai aspek teknis pengamanan dan ketertiban pelaksanaan festival. Penekanan diberikan pada pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung kelancaran acara, termasuk rekayasa lalu lintas, sterilisasi area VIP, pengendalian arus pengunjung, penataan area parkir, hingga kesiapan posko keamanan dan pelayanan selama kegiatan berlangsung.
Melalui koordinasi ini diharapkan seluruh instansi yang terlibat dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal sehingga Lovina Festival 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan sukses, sekaligus semakin memperkuat citra Kabupaten Buleleng sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata di Bali Utara.